Selamat datang di halaman kategori "" pada web FormatAdministrasiDesa!
Apakah Anda sedang mencari ""?
💡PETUNJUK PENCARIAN: Untuk menemukan informasi spesifik yang Anda cari, silakan pilih artikel dibawah ini, atau bisa juga KETIK kata kunci pada kotak pencarian cepat di bawah ini!!!
Salah satu prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2026 yang paling dinanti oleh masyarakat adalah Bantuan Langsung Tunai Desa atau disingkat BLT Desa (dulu dikenal sebagai BLT Dana Desa). Program ini tetap dilanjutkan sebagai upaya Pemerintah untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem di tingkat Desa.
Namun, Pemerintah Desa tidak bisa sembarangan menunjuk penerima. Berdasarkan Permendes PDT Nomor 16 Tahun 2025, terdapat aturan ketat mengenai syarat, kriteria, dan mekanisme penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Infografis Utama: Syarat, Kriteria, dan Mekanisme Penetapan BLT Desa | Gambar oleh: www.formatadministrasidesa.com
Setelah mengetahui cara menghitungnya, pertanyaan besar berikutnya adalah: Dana Operasional Pemerintah Desa paling banyak 3 Persen (3%) dari Dana Desa untuk apa saja?
Penggunaan dana ini sebenarnya telah diatur secara spesifik dalam Permendes No 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.
Dana Operasional Pemerintah Desa 3 Persen dari Dana Desa untuk Apa Saja? Berdasarkan Lampiran BAB II huruf I Permendesa 16/2025, dana 3% ini digunakan untuk: 1. Koordinasi (pulsa, rapat, transport), 2. Kerawanan Sosial (bantuan kesehatan darurat, kain kafan miskin ekstrem, bencana), 3. Dukungan Tugas (seragam sekolah siswa miskin, olahraga, keagamaan, promosi digital) | Gambar oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa Saja Rincian Penggunaan Dana Operasional Desa 3%?
Berdasarkan ketentuan dalam LAMPIRAN BAB II huruf I Permendes No 16 Tahun 2025, berikut adalah daftar lengkap kegiatan yang boleh dibiayai menggunakan alokasi dana operasional Pemerintah Desa:
Salah satu poin penting dalam Permendes PDT Nomor 16 Tahun 2025 adalah pengaturan alokasi Dana Desa untuk Operasional Pemerintah Desa maksimal 3% (tiga persen). Lantas muncul pertanyaan penting di kalangan Bendahara Desa: “Bagaimana rumus pastinya agar tidak salah hitung?”
Rumus Perhitungan Operasional Desa 3%
Infografis ini menjelaskan rumus akurat perhitungan dana operasional desa sesuai regulasi terbaru. Rumus: (Total Pagu Dana Desa - Penyertaan Modal Koperasi Desa Merah Putih) x 3% | Gambar oleh: www.formatadministrasidesa.com
Berdasarkan Pasal 2 ayat (3) Permendes 16/2025, Dana Desa dapat digunakan untuk dana operasional Pemerintah Desa paling banyak 3% (tiga persen) dari pagu Dana Desa selain untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Rumus Baku:
(Total Pagu Dana Desa - Alokasi Modal Koperasi Merah Putih) x 3% = Batas Maksimal Dana Operasional
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal telah resmi menetapkan Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.
Peraturan ini diterbitkan sebagai pedoman teknis bagi Pemerintah Desa dalam mengalokasikan Dana Desa agar sesuai dengan prioritas nasional yang telah ditetapkan.
Permendes Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026 | Gambar oleh: www.formatadministrasidesa.com
Surat ini memang termasuk dokumen wajib dalam syarat penyaluran Dana Desa tahap II. Di dalam PMK 81/2025, surat pernyataan ini ditempatkan satu paket dengan akta pendirian Koperasi Merah Putih atau bukti penyampaian dokumen ke notaris.
Fungsinya sederhana. Kepala Desa menyatakan bahwa desa benar-benar mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih melalui penganggaran APBDes.
Komitmen itu harus ditindaklanjuti lewat Perdes APBDes Perubahan atau Perkades Penjabaran APBDes Perubahan.
Jadi tidak hanya suratnya saja, tetapi juga harus masuk ke struktur anggaran.
Dalam praktiknya, surat ini sering diminta lebih cepat oleh Kabupaten. Tujuannya agar verifikasi dan perekaman di OM SPAN TKD tidak tertunda.
Sebagai mantan Perangkat Desa, saya sudah sering melihat kasus dana desa terlambat salur hanya karena satu dokumen.
Nah, karena itulah saya buat artikel dan template ini agar sobat desa bisa bergerak lebih cepat.
“Surat keterangan tidak berlangganan” ini memuat identitas lengkap orang tua/wali dan warga (calon mahasiswa), menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak berlangganan layanan seperti air PDAM, listrik, atau telepon rumah. Surat ini dapat diterbitkan oleh Kepala Desa maupun Lurah atau pejabat yang mewakili, tergantung domisili pemohon. Umumnya digunakan sebagai syarat administrasi untuk beasiswa atau bantuan pendidikan. Template versi terbaru tersedia dalam format Word (SIAP PAKAI) dengan fitur isian cepat, sudah disesuaikan dengan aturan tata naskah dinas. Dan dilengkapi 3 versi pejabat penandatangan masing-masing sesuai aturan terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Tidak Berlangganan PDAM, Listrik, dan Telepon Rumah (Format Terbaru) | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Tidak Berlangganan?
Surat Keterangan Tidak Berlangganan adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan untuk menerangkan bahwa orang tua/wali dari calon mahasiswa benar-benar merupakan penduduk desa/kelurahan yang tidak berlangganan layanan tertentu seperti:
air bersih PDAM,
listrik PLN,
sambungan telepon rumah,
internet,
dan/atau layanan langganan berbayar lainnya.
Penerbitan surat ini umumnya berkaitan dengan kebutuhan kelengkapan administrasi, khususnya saat calon mahasiwa mengurus berkas persyaratan beasiswa pendidikan. Banyak program bantuan atau beasiswa dari pemerintah maupun lembaga swasta (seperti KIP kuliah) mensyaratkan adanya bukti bahwa calon penerima berasal dari keluarga dengan keterbatasan fasilitas atau ekonomi, salah satunya dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Berlangganan PDAM, Listrik, dan Telepon Rumah.
Dengan adanya surat ini, pihak universitas, sekolah tinggi, atau lembaga pemberi beasiswa dapat memastikan kondisi sosial-ekonomi calon mahasiswa berdasarkan fasilitas yang dimiliki di rumah.
Surat keterangan pemakaman ini memuat identitas lengkap almarhum/almarhumah, menegaskan bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan, serta memuat detail penguburan jenazah seperti hari, tanggal, waktu, dan lokasi. Surat ini diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang mewakili atas nama Kepala Desa/Lurah. Template Word siap pakai dengan fitur isian cepat dan dilengkapi 3 opsi pejabat penandatangan sesuai aturan terbaru, dari Formatadministrasidesa.com.
Cuplikan Template Contoh Surat Keterangan Pemakaman/Penguburan yang bantu percepat pembuatan surat di Word | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Pemakaman?
Surat Keterangan Pemakaman adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan yang menerangkan bahwa seseorang telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan/dikuburkan pada waktu dan tempat tertentu.
Apa kegunaannya?
Surat ini biasanya digunakan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi kematian seperti:
mengurus akta kematian di Disdukcapil,
syarat pencairan klaim asuransi,
syarat pencairan dana pensiun/jaminan sosial,
dan/atau administrasi keluarga seperti warisan, pensiun di Taspen/Asabri, atau hak ahli waris.
Masyarakat kadang juga menyebutnya sebagai surat keterangan penguburan. Sebenarnya keduanya sama saja, hanya berbeda istilah.
“Surat Keterangan Bukan Sebagai Perangkat Pemerintah Desa” memuat identitas lengkap pemohon, menjelaskan seseorang bukan merupakan Perangkat Pemerintah Desa. Surat ini diterbitkan Kepala Desa atau pejabat yang ditunjuk atas nama Kepala Desa untuk memberikan klarifikasi atau verifikasi kejelasan atas status jabatan seseorang. Tersedia template Word siap pakai dengan fitur isi cepat, lengkap dengan 3 versi pejabat penandatangan sesuai aturan tata naskah dinas terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Bukan Sebagai Perangkat Pemerintah Desa | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Bukan Sebagai Perangkat Pemerintah Desa?
Surat Keterangan Bukan Sebagai Perangkat Pemerintah Desa adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa yang menerangkan bahwa seseorang tidak sedang menjabat sebagai bagian dari Pemerintah Desa, baik sebagai Kepala Desa maupun Perangkat Desa (Sekdes, Kaur, Kasi, Kepala Dusun).
Apa fungsinya?
Surat ini biasanya dipakai untuk membuktikan bahwa seorang warga desa bukan sebagai perangkat Pemerintah Desa aktif.
Biasanya diminta saat:
mengurus pencalonan BPD,
melamar sebagai calon ASN (PNS/PPPK),
syarat ikut seleksi tertentu yang melarang rangkap jabatan,
atau keperluan hukum/administrasi lainnya.
Jadi intinya, surat keterangan ini sifatnya klarifikasi status seseorang apakah ia saat ini sebagai perangkat Pemerintah Desa atau bukan.
“Surat Keterangan Menumpang Tempat Tinggal” ini memuat data pemilik rumah dan data orang yang menumpang, termasuk nama, NIK, tempat & tanggal lahir, jenis kelamin, pekerjaan, dan alamat asal. Surat ini menerangkan bahwa yang bersangkutan benar menumpang di rumah orang lain atau keluarganya dan diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang mewakili atas nama Kepala Desa/Lurah. Tersedia template Word dilengkapi fitur cerdas untuk isi data cepat, serta ada 3 versi pejabat penandatangan sesuai aturan terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Menumpang Tempat Tinggal Format Word/Doc dan PDF | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Menumpang Tempat Tinggal?
Surat Keterangan Menumpang Tempat Tinggal adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan yang menerangkan bahwa seseorang tidak tinggal di rumah miliknya sendiri, tetapi menumpang di rumah orang lain atau keluarganya.
Surat ini juga sering disebut “surat keterangan menumpang rumah”. Isi pokoknya meliputi:
Data Pemilik Rumah → identitas lengkap pemilik rumah tempat ditumpangi/pemberi tumpangan (orang lain/keluarga/orang tua).
Data Orang yang Menumpang → identitas lengkap warga yang menumpang.
Keterangan tambahan → menyebutkan bahwa yang bersangkutan benar tinggal menumpang di alamat tersebut sejak tanggal tertentu.
Tujuan penerbitan (keperluan) → biasanya untuk kebutuhan administrasi, seperti pengurusan dokumen kependudukan, sekolah, pekerjaan, atau keperluan lain.
Ada juga 3 versi pejabat penandatangan:
Ditandatangani langsung Kepala Desa/Lurah.
Atas nama (a.n.) Kepala Desa/lurah oleh Sekretaris Desa/Kelurahan.
“Surat Keterangan Bukan Penduduk Setempat” memuat identitas warga, termasuk nama, NIK, tempat & tanggal lahir, status perkawinan, jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan alamat. Surat ini menerangkan bahwa yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai penduduk setempat (non warga). Surat ini diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang mewakili untuk keperluan klarifikasi domisili kependudukan di Desa maupun Kelurahan. Template Word siap pakai dilengkapi fitur drop-down dan text box untuk pengisian cepat, serta tersedia 3 opsi penandatangan sesuai aturan terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Bukan Penduduk Setempat Format Word/Doc dan PDF | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Bukan Penduduk?
Surat Keterangan Bukan Penduduk adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan untuk menerangkan bahwa seseorang bukan merupakan penduduk setempat, setelah dilakukan pengecekan dalam administrasi kependudukan desa/kelurahan. Biasanya dipakai untuk kepentingan tertentu, misalnya:
klarifikasi domisili dalam pengurusan dokumen kependudukan,
permohonan bantuan/layanan yang mensyaratkan status kependudukan,
atau keperluan hukum/administrasi lainnya.
Bentuk template:
Versi 1 → ditandatangani langsung oleh Kepala Desa/Lurah.
Versi 2 → ditandatangani a.n. Kepala Desa/Lurah oleh Sekretaris Desa/Kelurahan.
Versi 3 → ditandatangani a.n. Kepala Desa/Lurah, melalui Sekretaris Desa/Kelurahan, kemudian u.b. oleh Kaur/Kasi tertentu.
Artinya, template Surat Keterangan Bukan Wargaini memiliki beberapa opsi mandat/delegasi penandatanganan sesuai situasi di lapangan. Misalnya apabila Kades/Lurah berhalangan.
“Surat Keterangan Bisa Baca, Tulis, dan Hitung” ini memuat identitas warga, termasuk nama, tempat & tanggal lahir, jenis kelamin, agama, dan alamat. Surat ini menerangkan bahwa warga yang bersangkutan mampu membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) dengan baik, diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang mewakili atas nama Kepala Desa/Lurah. Digunakan untuk keperluan administrasi seperti pendaftaran sekolah, program bantuan pendidikan, atau persyaratan instansi lain. Template Word siap pakai untuk Desa dan Kelurahan, dilengkapi fitur drop-down dan text box untuk pengisian cepat, serta tersedia 3 opsi penandatangan sesuai aturan terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Bisa Baca, Tulis, dan Hitung | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Bisa Baca, Tulis, dan Hitung?
Surat Keterangan Bisa Baca, Tulis, dan Hitung adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan untuk menerangkan bahwa seseorang telah memiliki kemampuan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung (Calistung).
Surat ini biasanya diminta untuk melengkapi syarat administrasi tertentu, misalnya:
saat mendaftarkan anak ke sekolah dasar,
untuk mengikuti program bantuan pendidikan atau sosial,
atau ketika ada instansi yang membutuhkan bukti kemampuan dasar Calistung.
Dengan adanya surat ini, orang tua atau wali tidak perlu bingung lagi ketika diminta bukti tentang kemampuan dasar literasi dan numerasi anak. Surat ini juga memudahkan pemerintah maupun lembaga terkait dalam memastikan bahwa warga yang bersangkutan sudah bisa Calistung dengan baik.
“Surat Keterangan Perubahan Status Pekerjaan” ini memuat identitas warga, termasuk nama, NIK, tempat & tanggal lahir, status perkawinan, jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan alamat. Surat ini berisi penyataan yang menerangkan adanya perubahan status pekerjaan dari status lama ke status baru dan diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang mewakili atas nama Kepala Desa/Lurah. Digunakan untuk keperluan administrasi seperti perubahan elemen data kependudukan di KTP/KK, pengurusan BPJS, pengajuan beasiswa, atau perbankan. Template Word siap pakai dilengkapi fitur drop-down dan text box untuk pengisian cepat, serta tersedia 3 opsi penandatangan sesuai aturan terbaru.
Cuplikan Contoh Surat Keterangan Perubahan Status Pekerjaan Format Word/Doc dan PDF | oleh: www.formatadministrasidesa.com
Apa itu Surat Keterangan Perubahan Status Pekerjaan?
Surat Keterangan Perubahan Status Pekerjaan adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa atau Pemerintah Kelurahan untuk menerangkan bahwa seorang warga telah mengalami perubahan pekerjaan dari status lama ke status baru.
Apa kegunaannya?
Menjadi bukti tertulis bahwa status pekerjaan seseorang benar-benar berubah, misalnya sebelumnya bekerja sebagai Petani lalu sekarang menjadi Karyawan Swasta, atau dari Pelajar menjadi Guru.
Dipakai sebagai syarat administrasi dalam layanan di instansi pemerintah maupun swasta, contohnya saat mengurus ganti status pekerjaan pada KTP/KK di Dukcapil, BPJS Ketenagakerjaan, pensiun, beasiswa, bantuan sosial, atau keperluan perbankan.
Menjadi arsip resmi desa/kelurahan untuk mencatat perubahan status pekerjaan warganya.