Strategi Branding, Advertising and Selling dalam Pengembangan Desa Wisata

Dalam pengembangan Desa Wisata ada yang disebut Strategi BAS. Strategi BAS adalah kepanjangan dari Branding, Advertising and Selling.

Branding Desa Wisata

Pembuatan slogan/tagline desa wisata sesuai dengan karakteristik dan konsep desa wisata yang ingin dibentuk sebagai ciri khas dari desa wisata yang dapat mudah diingat oleh wisatawan.

Advertising Desa Wisata

Promosi desa wisata kepada wisatawan, baik dari menggunakan media cetak maupun online untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata.

Selling (Misi Penjualan)

Dapat dilakukan dengan mengikuti event seperti travel fair, bazar, pameran dengan menawarkan atraksi dan produk wisata yang ada di desa wisata.

Selain itu, pada era digital saat ini, desa wisata dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi desa wisata.

Selengkapnya Baca : Stategi Promosi Desa Wisata melalui Pemanfaatan Media Digital
<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_sYYzoErMwLr5CEGKchFVAg26c9pZUk5WUnjv0t6mQpLHG3iqIYmk81x_8TG-Gkj-jw5yIwSMIKmWlNRnLMTDmRuDjiZTRN-fBHeTGPuqEuuarf_5mHXZUJaDsQGJ3RRBjjFaYlYr-Cg/s16000/Strategi-Branding-Advertising-and-Selling-dalam-Pengembangan-Desa-Wisata.JPG" alt="Bagaimana Strategi Branding, Advertising and Selling dalam Pengembangan Desa Wisata"/>

Itulah Strategi Branding, Advertising and Selling dalam Pengembangan Desa Wisata. Semoga menginspirasi.

Terima kasih telah membaca artikel di Web-Blog FORMAT ADMINISTRASI DESA yang berjudul: Strategi Branding, Advertising and Selling dalam Pengembangan Desa Wisata. Konten tersebut mengulas tentang Dalam pengembangan Desa Wisata ada yang disebut Strategi BAS. Strategi BAS adalah kepanjangan dari Branding, Advertising and Selling..

Silahkan bagikan artikel ini ke media sosial kamu, jika memang dirasa dapat memberi manfaat kepada orang lain. Terima kasih!
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget